Disdik Gelar OSN 2018 Ali Fauzi: OSN Akan Membentuk Siswa Belarakter

Disdik Gelar OSN 2018 Ali Fauzi: OSN Akan Membentuk Siswa Belarakter
Istimewa

Istimewa

 

Kota Bekasi,JN – OSN adalah ajang untuk menumbuh serta mengembangkan semangat berkompetisi, membangun wawasan peserta didik di bidang sains menjadi tangguh, mandiri dan berintegritas, mencetak siswa berprestasi dan berdaya saing tinggi di bidangnya serta untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Demikian yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, HM. Ali Fauzie, MPd, dalam perlombaan Olimpiade Sains Nasional untuk siswa SD dan SMP tingkat Kota Bekasi, Sabtu (24/3) yang digelar di SMP Negeri 4 di Jl. Komodo Raya No. 2, Perumnas I Kota Bekasi.

Acara Olimpiade Sains Nasional (OSN) dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi dan juga hampir semua stakeholder pendidikan di kota Bekasi, mulai dari Kepala Sekolah, Pengawas, Kepala Seksi dan Kepala Bidang Pendidikan Dasar turut hadir dalam kegiatan OSN.

Perlu diketahui, Untuk tingkat Kota Bekasi, seleksi telah dimulai dari jejang sekolah, kecamatan dan bermuara di tingkat Kota.

Tentunya, Olimpiade Sains Nasional untuk SD dan SMP tingkat Kota Bekasi merupakan program kerja tahunan Dinas Pendidikan yang memperlombakan mata pelajaran sains, diantaranya Matematika dan IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) untuk jenjang SD, sedangkan untuk jenjang SMP memperlombakan mata pelajaran Matematika, IPA dan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial).

Istimewa

 

 

Para siswa-siswa yang menjadi juara di ajang OSN tingkat Kota akan bertanding di ajang OSN tingkat Provinsi Jawa Barat, dan selanjutnya berkompetisi di OSN tingkat Nasional yang akan digelar Padang, Sumatera Barat.

Dalam hal ini, Ali Fauzie juga menegaskan bahwa OSN ini adalah bagian dari pendidikan karakter. Dimana melalui OSN ini akan terbentuk siswa-siswa berkarakter kuat yang akan terbukti dalam 20 dan 45 tahun mendatang sebagai generasi emas.

Dan untuk mencapai itu, tambah Ali, ada 3 kriteria generasi emas yang harus dimiliki. Pertama, generasi yang paham dan sadar dirinya adalah ciptaan Tuhan.
Kedua, generasi yang memiliki tradisi budaya keilmuan. Dan kriteria terakhir, adalah generasi yang cinta dan bangga dengan tanah airnya.

Diakhir sambutannya, Kepala Dinas tidak lupa menekankan kepada para peserta lomba untuk mengikuti dengan sungguh-sungguh dan jujur.

“Raihlah prestasi dengan kerja keras dan sungguh-sungguh dilandasi kejujuran dan norma yang sudah ditentukan,” tegas Kepala Dinas. (JN/bm)

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan