oleh

Pemkab Bekasi Berikan Bansos kepada Pelaku Seni dan Budaya yang Terdampak Covid-19

-Bekasi, Home-108 views

Kab. Bekasi, JN – Pemerintah Pemerintah (pemkab) Bekasi melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga menyalurkan bantuan sosial (Bansos) untuk pelaku seni dan budaya Kabupaten Bekasi yang terdampak Covid-19.

Penyaluran bantuan ini digelar secara simbolis oleh Pj. Bupati Bekasi, Dani Ramdan, didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, Juniardiana Rosatijawan, serta dihadiri pula oleh Dewan Kesenian Kabupaten Bekasi (DKKB) di Situ Rawa Binong, Cikarang Pusat, Selasa (26/10). Adapun besaran Bantuan yang akan diserahkan kepada 1.500 orang pelaku seni dan budaya Kabupaten Bekasi, masing-masing mendapatkan Rp. 800.000.

Dok-prokp

“Kami menyadari dengan adanya PPKM yang mengakibatkan sumber pendapatan terhenti. Maka kita coba luncurkan saat ini adalah bantuan untuk pelaku seni, setidaknya bisa mengganti penghasilan,” ujarnya.

Dirinya juga menjelaskan, dengan menurunnya angka kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi hingga ke level 2, Pj. Bupati Dani mengizinkan para pelaku seni dan budaya untuk kembali menggelar acara kesenian, sekaligus membuka wisata Museum Digital Gedung Juang.

“Hari ini setelah kita berjuang dari status PPKM darurat, sekarang kita sudah turun ke level 2. Kita bisa melaksanakan kesenian dengan kapasitas 50%, dan sekaligus membuka Museum Gedung Juang yang merupakan ikon Kabupaten Bekasi,”Jelasnya.

Terakhir, dirinya berharap bantuan ini dapat dijadikan sebagai bentuk kepedulian dan motivasi semangat para pelaku seni dan budaya, agar tetap mengembangkan kreativitasnya dan mewariskan keseniannya kepada generasi selanjutnya.

“Harapannya, bantuan ini bisa menjadi motivasi semangat, dan kepedulian. Semoga mereka tetap bisa berkesenian, tetap mewariskan keseniannya kepada generasi selanjutnya,” ujarnya saat diwawancarai terpisah.

Sementara itu, menurut Plt. Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga, Juniardiana Rosatijawan, para pelaku seni dan budaya ini akan tetap diberikan fasilitas dan wadah untuk tetap berkarya, baik di dunia digital maupun berbagai pertunjukan lainnya.

“Kami akan tetap memfasilitasi mereka dengan digital, karena memang acara sekarang berbasis digital seperti youtube, instagram. Mereka juga bisa ikut pertunjukan diberbagai acara dan dilatih serta mengikuti pembinaan dari kami,” tuturnya. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed