oleh

Dr. Ferry Hadiyanto MA Berharap IPKB Mampu Berkolaborasi dan menjalankan Peran Secara Nyata

-Home, Jabar-187 Dilihat

Karawang, JN– Ketua Koalisi Kependudukan Jawa Barat, Dr. Ferry Hadiyanto MA berharap IPKB mampu berkolaborasi dan menjalankan perannya secara nyata di masyarakat. “Dalam usaha penurunan angka Kematian Ibu melalui KB Pasca Persalinan (KBPP) dan penurunan angka Stanting di Jawa Barat yang sebelumnya hanya mendapat dukungan dari kalangan akar rumput di desa dan kelurahan. kali ini datang dari salah satu kekuatan demokrasi kita. Yaitu kalangan Pers. “Kita semua bersyukur mendapat dukungan dari komunitas para pencerah kehidupan. Keterlibatan media juga menjadi bukti nyata kolaborasi pentahelix di Jawa Barat,” ungkap Dr Ferry

Lebih gamlang dijelaskan Dr Ferry. Program KB dalam upaya penurunan Stanting maupun upaya Program lainnya. Mustahil dapat tercapai bila Jurnalis yang memang bekerja pada media masing masing. Tidak dilibatkan. Oleh karena nya Media sangat dibutuhkan peran aktif nya di segala lini . Jelasnya.

Sementara itu, Menurut Ketua IPKB Jawa Barat, Najip SP, bahwa keanggotaan Ikatan Penulis Keluarga Berencana ( IPKB ) bukan semata jurnalis atau wartawan yang sehari-hari meliput KB atau Bangga Kencana. Dalam menjalankan tugasnya, anggota IPKB senantiasa akrab dengan isu-isu sosial, ekonomi, politik, hingga kebudayaan. Ini yang kemudian menjadikan jejaring IPKB sangat luas, sehingga menjadi modal dalam melakukan advokasi kepada para pengambil kebijakan. “Mereka adalah mitra Bapak/Ibu di kabupaten dan kota dalam menggelorakan program Bangga Kencana, khususnya saat ini fokus pada isu-isu stunting dan orientasi penurunan angka Kematian Ibu melalui KB Pasca Persalinan (KBPP),” ungkap Najip

Hal sama juga dijelaskan Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat.Dr. Wahidin menilai peran media sangat penting untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang orientasi penurunan angka Kematian Ibu melalui KB Pasca Persalinan (KBPP). “Keberhasilan orientasi penurunan angka Kematian Ibu melalui KB Pasca Persalinan (KBPP) membutuhkan sebuah kolaborasi strategis antara pemangku kepentingan, termasuk media. Media menjadi salah satu pilar dalam strategi nasional percepatan orientasi penurunan angka Kematian Ibu melalui KB Pasca Persalinan (KBPP). Dalam hal ini terkait perubahan perilaku dan KIE (komunikasi, informasi, dan edukasi). Di sinilah peran IPKB menjadi sangat penting. Harapan kami, teman-teman IPKB bisa membantu untuk melakukan KIE kepada masyarakat. Selain di provinsi, tentu saja di kabupaten dan kota bisa berkomunikasi dengan para kepala OPD KB untuk meningkatkan koordinasi dalam mengawal pemberitaan orientasi penurunan angka Kematian Ibu melalui KB Pasca Persalinan (KBPP) ini,” Papar Wahidin. ( Fariel )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed