Coffee Morning Kadin Bersama Walikota dan Pengusaha

Bekasi, Home2135 Dilihat

Kota Bekasi,JN – Coffee morning Kadin Kota Bekasi bersama Walikota Bekasi dan para pengusaha yang dilaksanakan di Graha Hartika Wulan Sari, Jalan Kemakmuran, Margajaya, Bekasi Selatan, Kamis (1/2/2018).

Acara tersebut dihadiri oleh walikota Bekasi beserta kepala SKPD maupun pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), KaPolres Metro Bekasi Kota dan Dandim.

Setidaknya acara yang diselenggarakan Kadin ini, membicarakan beberapa poin, diantaranya mendengar pendapat pengusaha dalam membangun kota Bekasi.

Dalam hal ini, Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Bekasi Choiril Asthari menilai Pemerintah setempat dan dinas-dinas terkait perlu membuat kebijakan guna mencegah kemerosotan pelaku pengusaha, guna meminimalisir peningkatan jumlah pengangguran di Kota Bekasi.

“Salah satu hal yang paling perlu dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) adalah dengan melakukan Penunjukan Langsung (PL) dalam melaksanakan proyek-proyek strategis kepada pengusaha-pengusaha lokal,” ucap Choirul Asthari.

Menurut dia, perlunya anggaran Penunjukan Langsung (PL) kepada Pengusaha-pengusaha Lokal ini guna menghidupkan kembali peran pengusaha lokal dalam penyerapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada

Choirul juga meminta Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) agar mau terbuka dan bekerjasama dengan Kadin dalam hal peningkatan pertumbuhan SDM berikut dengan pengelolaannya.

“Kami rasa Apindo juga harus terbuka supaya kami (Kadin) mengetahui permasalahan-permasalahan dan kendala-kendala yang dihadapi para pengusaha di Kota Bekasi,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengaku sudah memberikan jaminan pengurusan izin usaha cepat dan murah. Selain memberikan jaminan keamanan dunia usaha. Menurutnya pertumbunan ekonomi di Kota Bekasi bahkan lebih tinggi di banding Nasional mencapai 6,8 digit.

“Kita siapkan infrastruktur, kemanan dan kenyamanan usaha serta izin yang gampang cepat dan murah,” ungkapnya

Walikota Bekasi juga sedikt menjelaskan, kota Bekasi RPJMD 2018 APBD telah di sahkan kan hampir “6 triliun”, Jauh dengan sebelumnya. Kota ini tidak sesederhana dengan orang pikir, proses berjalan dinamika juga berbeda ,kesukuan keyakinan,karena Bekasi adalah gerbang Jawabarat.
Jadi, pria yang Kerap disapa bang Pepen ini menegaskan, pemimpin harus berdiri di semua golongan.

Setidaknya, semua pembangunan yang terjadi dikota Bekasi hasil pemikiran bersama, tertutama dengan APINDO. RPJMD 2015-2016. Dalam hal ini menurut Pepen, Kadin harus bersinergi utuh dengan Pemerintah, Sebab Bekasi adalah gerbang Jawabarat. Jadi, lahirnya pembangunan yang sangat cepat semua karena komitmen,singkatnya.

Harapan bang Pepen, “kepada seluru unsur, terus jaga komunikasi kondusivitas wilayah. Mudah-mudahan seluruh unsur maupun Muspida dalam Membangun kota Bekasi bisa berjalan dengan baik. Jadi intinya, semuanya Harus bersyukur dan Kita Harus saling menghormati karena warga Bekasi beragam agama, suku adat dan budaya, harapnya. (Mand)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *