HPN 2018, Kemenkeu Berharap Peran Pers Sajikan Informasi Berimbang

Home, Nasional1869 Dilihat
ketua dewan pers Yosep Adi Prasetyo saat menyerahkan cinderamata kepada Menkeu Srimulayani

 

Padang,JN– Acara Konvensi Nasional media massa yang digelar di Hotel Inna Muara jalan gereja No 34 belakang tangsi Padang barat Sumatera barat. Tentunya,acara ini adalah bagian dari rangkaian acara HPN 2018.

Acara konvensi pers 2018 ini banyak dihadiri oleh tamu tamu penting, salah satunya hadir Mentri Keuangan Sri Mulyani. Acara yang mengangkat tema pada Iklim bermedia yang sehat dan seimbang: mempertahankan eksistensi media massa dalam lanskap informasi global, Acara Persaingan usaha media massa pasca revolusi digital ini berjalan sukses.

Dalam acara Kemenkeu mengatakan,” Pers yang dilaksanakan setiap tahun secara bergantian setiap propinsi adalah berdasarkan keputusan Presiden. Didalam sejarah pers, peranan pers menjadi sarana informasi dan komunikasi bagi masyarakat. Jadi menurut Sri, Informasi dapat mempergaruhi pikiran, sehingga peranan pers diharapkan dapat memberikan kebijakan informasi demi pembanguanan pemerintan. Semua demi Cita-cita luhur dan melindungi negara serta mencerdaskan bangsa dalam perdamaian abadi keadilan sosial.
Lanjut Sri, Jaman terus berganti,tapi cita-cita luhur terus abadi dalam bangsa. Apapun peran kita, pada akhirnya tujuan harus sama untuk membangun bangsa.
Sedikit Srimulyani menjelaskan,” Dalam terminologi kekinian,semua sektor berkembang secara seimbang dan mem ciptakan kemakmuran yang berimbang. Bahkan Kita ingin menunjukkan yang terbaik bagi negara lain,meskipun pengaruh banyak terjadi beberapa tahun terakhir. Berbagai kebijakan dalam menikmati inovasi tehnologi, Penurunan angka kemiskinan terus berlanjut, ini adalah capaian yang pernah terjadi di indonesia. Saat ini Indonesia masuk dalam peringkat urutan 20 pertumbuhan ekonomi dan ini belum pernah tercapai sejak terjadi krisis ekonomi. Dari gejolak pengaruh moral, yang meningkat secara cepat setiap tahun,ekonomi yang fleksibel, Diharapkan perkembangannya dapat dirasakan oleh masyarakat keadilan yang meningkat kesejahteraan,terangnya.

Mentri Keuangan juga mengatakan,”Saat ini tehnologi informasi masuk era digital, akibat pengaruh revolusi. Tentunya Hal ini mengikuti peran pers, yang dapat menyajikan Technology informasi digital yang akan menciptakan informasi sehat.

Bagi Pemerintah dalam menciptakan yang baik bagi masyarakat pasti terjadi. Era digital Potensi Indonesia sangat besar dalam mengembangkan ekonomi digital. Perkembangan digital juga merubah masyarakat dalam mendapatkan informasi, yang kerap Tergeser untuk mendapat informasi,dengan mempercayakan berita yang di sajikan berbagai media.
Semestinya, informasi yang disajikan berimbang ataupun dua sisi. Karena, dengan kondisi tersebut, masyarakat akan mendapatkan kesempatan dari aspek serta meningkatkan daya kritis yang sehat. Ada nilai etika toleransi mengupas suatu isu. Namun meyampaikan berita kepada masyarakat memiliki pilihan begitu banyak, disitu akan cenderung sesuai selera dan pandangannya. Untuk itu, diharapkan informasi yang disajikan bagi masyarakat jangan berdasarkan jastifiksi maupun berita yang tendensius.
Perkembangan juga dirasakan sangat langka, ini yang membuat pikiran masyarkat dangkal dalam menerima berita. fenomenal ini terjadi diseluruh dunia. Disini media mengahadapi tantangan dan sangat serius, dalam menyikapi Berita hoaks, tendensius ,provokator yang selalu memojokkan Pemerintah.
Tantangan ini bukan hanya tantangan media tapi semua. Ini Adalah sikap dasar, kejujuran,etika sangat penting yang mampu menyajikan informasi yang akurat. Diharapkan bagi generasi, akan mampu menyelesaikan serta penyesuaian perubahan tehnologi berita, termasuk dalam penyajian dengan perasaan aspirasi pikiran untuk masyrakat dan pembangunan yang maju bagi bangsa.
Pemerintah terus berkomitmen, APBN terus diperkuat dalam mendukung pencapaian ekonomi yang sehat,Kurang lebih
283,7triliun dipersiapkan untuk pengurangan pengangguran, kemiskinan dibawah 10%. Pemerintah juga Akan mendorong sektor2. Mengalokasikan Dana pendidikan,kesehatan, BOS 56 juta jiwa,Tunjangan Profesi guru.

Sri Berharap,Pers Indonesia harus menjaga semangat nasionalisme bangsa,karena kedudukan pers penting sebagai partner yang terpercaya untuk memberikan informasi akurat termasuk komunikasi kebijakan Pemerintah. Sarana untuk memberikan pemahaman bagi masyarakat mengenai anggaran maupun pendapatan negara yang transparan maupun akuntabilitas.

Diakhir sambutan,ketua dewan pers Yosep Adi Prasetyo menyerahkan cinderamata kepada Menkeu Srimulayani dan kepada Dahlan iskhan.(Mand)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *