Ketua F.BPD : “JPU KPK Tidak Terkibuli…”

Bekasi, Home1799 Dilihat

Bekasi,JN– “Saya tidak tau kalau uang itu ada kaitannya dengan Meikarta”, demikian dikatakan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Mustakim dalam kesaksiannya dipersidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Pengadilan Negeri (PN) Bandung (senin,1/4).

Sebelumnya KPK pernah menyampaikan,adanya dugaan Dewan menerima fasilitas wisata bersama keluarga ke luar negeri Thailand,fasilitas tersebut diduga terkait pembahasan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang berkaitan adanya kepentingan Meikarta.

Setidaknya Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menghadirkan 15 anggota dewan dan 5 orang staf (ASN) sekretariat DPRD Kabupaten Bekasi sebagai saksi, terkait aliran dana dari proyek Meikarta yang diduga digunakan jalan-jalan keluar negeri.

Namun, menanggapi ketidaktauan yang disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupeten Bekasi Mustakim, Ketua Forum Badan Perwakilan Desa (FBPD) Zuli Zulkipli memberikan kecaman keras. Dirinya mengatakan, supaya JPU KPK tidak “terkibuli” atas keterangan dipersidangan itu,harapnya.

Bagaimana tidak,ujarnya geram,saya ketua Forum BPD tidak pernah diundang sebagai bagian dari masyarakat oleh dewan dalam membahas rencana adanya pembuatan RDTR,ujug-ujug daerah Cipayung sudah terploting ratusan hektar untuk salah satu perusahan dan kita sempat demo terkait hal tersebut,jelasnya dengan emosi.

Kendati demikian, Pernyataan oknum dewan itu perlu didalami oleh JPU KPK,karena sangat tidak mungkin rasanya itu tidak tau,kalau uang yang diterima dari Meikarta apalagi sampai mendapat fasilitas jalan-jalan keluar negeri Thailand sana.

Lebih lanjut Zuli mengingatkan,dalam persidangan, yang memberikan keterangan Palsu bisa dikenakan KUHP psl.242 ayat 1 pidana penjara 7 tahun.

Adapun pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bekasi yg dihadirkan oleh JPU KPK dalam persidangan (1/4) sebagai saksi suap Meikarta adalah,Ketua DRPD Sunandar,Wakil Ketua DPRD Mustakim dan anggota H.Daris,Jejen Sayuti,Yudi Darmansyah,H.Taih Minarno,Abdul Rosyid,H.Anden Haryanto,Edi Kurtubi,H.Syaifulloh,Mamad Hidayat,Nyumarno,Suganda dan H.Khairan.
Dan staf sekretariat DPRD Endang Setiani (staf) Ika Kharismasari (kasubag persidangan) Mirza Suandaru Riatno (kasubag TU) Sartika Komala Sari (kasubag umum/staf bagian keuangan) dan Rosyid Hidayatullah (inspektorat wil.III/eks staf setwan).(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *