Proyek Rehab Irigasi di Buah Piit Sudah Mengalami Kerusakan

Home, Jabar1399 Dilihat

Kab. Bandung, JN – Proyek rehabilitasi jaringan Daerah Irigasi (DI) Buah Piit Desa Warjabakti Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung sudah Mengalami kerusakan. Menurut informasi, Proyek pada Bidang Irigasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( PUPR) Pemkab Bandung itu dikabarkan baru selesai dikerjakan.

Hasil Pantauan wartawan JN dilapangan Sabtu (4/1/2020),proyek tersebut tampak sudah mengalami kerusakan meski baru selesai dikerjakan. Kendati demikian, proyek yang menyerap anggaran mencapai ratusan juta rupiah dengan sumber anggaran Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ( APBD ) Pemkab Bandung tahun 2019 itu, terkesan meninggalkan pertanyaan.

Ist

 

Setidaknya, Proyek Rehab irigasi yang diduga karena kurang optimalnya pengerjaan tersebut, terus tergerus dan mengalami retak dan telah mengalami kerusakan bahkan bagian bendung irigasi tampak roboh terbawa air sungai.
Akibatnya, dikhawatirkan kerusakan akan semakin parah dan terancam amblas jika sewaktu-waktu debit air dari hulu sungai meningkat, terutama pada saat musim penghujan.

Salah seorang petani setempat yang tak mau disebutkan namanya dalam pemberitaan ini mengaku, pekerjaan peningkatan jaringan irigasi itu memang terlihat telah usai. Walaupun beberapa waktu yang lalu pekerjaan ini sempat tertunda beberapa hari. Namun warga tersebut tidak mengetahui secara jelas mengapa proyek peningkatan irigasi sempat dihentikan.
Menurutnya, jika dilihat dari jumlah anggaran yang tercantum pada papan informasi kegiatan mencapai Rp600 juta lebih, tentu pekerjaan peningkatan irigasi tersebut akan lebih optimal dan dikerjakan dengan benar.
Namun kenyataan di lapangan, baru selesai dikerjakan bangunan irigasi sudah terlihat retak retak bahkan bendungan sudah mulai amblas,” pungkasnya.

Terkait dengan pemberitaan ini JN belum mendapatkan konfirmasi dari Dinas PUPR Kabupaten Bandung walaupun telah dikonfirmasi melalui sambungan Whatsapp namun sampai saat ini tidak ada tanggapan. ( Was)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *