Meggi Brotodiharjo mendesak Bupati Bekasi Evaluasi Kinerja Kadinsos

Bekasi, Home1282 Dilihat

Cikarang JN- Pengamat kebijakan publik, Meggi Brotodiharjo mendesak Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, mengevaluasi kinerja kepala dinas sosial Kabupaten Bekasi. Lantaran, karut marut penyaluran bantuan sosial (bansos) Kabupaten Bekasi melalui Dinas Sosial (Dinsos).

“Bupati harus evaluasi kepala dinas sosial. Karena sampai detik ini belum pernah ada pernyataan sedikitpun kepada masyarakat terkait karut marut penyaluran bansos oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi. Sementara masyarakat di bawah resah menunggu kejelasan soal bansos,” tegas Meggi, Kamis (30/4).

Tolak ukur kinerja seorang pejabat Eselon II (Kadinsos, red) dilihat dari kerjanya dalam menyalurkan bansos bagi warga terdampak Covid-19. “Jabatan Eselon II bukan lagi jabatan untuk belajar. Tapi yang sudah berinovasi,” ujarnya.

Meggi menilai kinerja Kadinsos untuk penyaluran bansos Covid-19 dianggap gagal. Dilihat dari aspek sosial pada kasus stiker bupati, Kadinsos diduga telah melakukan maladministrasi. “Apalagi kita tau bahwa Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, tidak pernah memerintahkan kepala dinas sosial untuk membuat dan menempelkan stiker foto bupati di kardus bansos,” katanya.

Lalu dari aspek lainnya, tambahnya, terkesan pembiaran ketika penyaluran bansos ini menuai protes karena masyarakat belum menerima bantuan tersebut. “Di tengah ramainya persoalan ini, tidak pernah sedikitpun Kadinsos hadir memberikan pemahaman dan klarifikasi kepada publik. Sehingga yang diserang adalah bupati,” ungkapnya.

Ditempat berbeda, Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Opan Sofwan, menegaskan penyaluran bansos akan selesai sebelum lebaran (Hari Raya Idul Fitri). “Sebelum lebaran sudah selesai semuanya,” tegasnya.

Untuk diketahui, jumlah bansos Kabupaten Bekasi 152.000 paket. Dua distributor besar ditunjuk oleh Pemkab Bekasi melalui dinas sosial yakni Bulog dan Transmart. Bulog diberikan volume sebanyak kurang lebih 100.000 paket. Sedangkan Transmart sisanya sekitar kurang lebih 52.000 paket.

Data terkahir dan terupdate, Bulog baru menyalurkan kurang lebih 20.000 paket. Sedangkan Transmart kurang lebih sudah 30.000 ribu paket.

Perpaket berisi enam (6) komoditas sembako yaitu, beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, Kecap 2 botol, Sarden 3 kaleng, mie instan 20 bungkus, dan gula 1 kilogram. Anggaran per paket kurang lebih Rp.200.000.

Untuk kecamatan yang sudah tersalurkan sebanyak 10 Kecamatan yakni, Kecamatan Bojongmangu, Kecamatan Cibitung, Kecamatan Cikarang Barat, Kecamatan Cikarang Pusat, Kecamatan Cikarang Timur, Kecamatan Cikarang Utara, Kecamatan Cikarang Selatan, Kecamatan Muara gembong, Kecamatan Serang Baru dan Kecamatan Tambun Selatan. ( riel.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *