Wakil Walikota Bekasi Mendampingi Menteri Koperasi dan UKM Kunker Kepasar Kranggan

Bekasi, Home1570 Dilihat

Kota Bekasi,JN – Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto mendampingi Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengunjungi Pasar Kranggan, Kecamatan Jatisampurna, Jumat (19/6). Dalam kunjungan kerja (Kunker) tersebut, mereka melakukan peninjauan lapangan terkait restrukturisasi pinjaman atau pembiayaan LPDB-KUMKM kepada Koperasi Pedagang Pasar.

 

Sebelum meninjau pasar, Teten Masduki sempat berbincang dengan perwakilan pedagang di Kantor Koperasi Pedagang Pasar (KOPPAS) Kranggan, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.

Pada kesempatan tersebut, Teten Masduki menyebutkan bahwa Kementerian Koperasi dan UKM telah mengupayakan berbagai strategi terbaik bagi para pelaku usaha di tanah air, khususnya koperasi dan UKM agar dapat bertahan hidup di tengah pandemi Covid-19.

“Saya bermaksud memantau langsung progres kebijakan restrukturisasi pinjaman atau pembiayaan yang telah dikeluarkan untuk membantu koperasi dan UMKM di Indonesia saat pandemi Covid-19,” ujar Teten Masduki.

Teten menjelaskan, dalam pengadaan barang LKPP menyediakan website khusus yang di dalamnya terdapat E-Katalog. Dengan begitu, kata dia, produk UMKM tidak perlu melewati mekanisme tender.

“Jadi kebutuhan alat kantor, furnitur, konsumsi untuk rapat, dan lainnya bisa belanja produk UMKM. Kami akan pilih produknya. Dan, semuanya akan ada di e-catalog,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto mengatakan koperasi simpan pinjam seperti di Kranggan, saat ini peranannya sangat penting untuk memberikan permodalan bagi UMKM. Menurut dia, KOPPAS Kranggan menjadi salah satu koperasi terbaik di wilayah Kota Bekasi.

“Ini luar biasa. Hasil yang dicapai dan dirasakan warga masyarakat tidak saja di sekitar Jatisampurna, tapi sudah mulai melangkah ke seluruh wilayah Kota Bekasi. Adanya Koperasi Pedagang Pasar Kranggan turut membantu pemerintah membangun ekonomi kerakyatan skala mikro,” kata Tri Adhianto.

Dia menargetkan setidaknya 65% dari 647 koperasi dan 203.000 UMKM di Kota Bekasi kembali menggeliatkan produktifitasnya setelah adanya New Normal dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.
Selanjutnya, Tri Adhianto bersama Ketua Koperasi Pasar Kranggan (KOPPAS) Anim Imanudin, Deputi Produksi dan Pemasaran Kemenkopolhukam Victoria, Direktur LPDB KUMKM Supomo, Staf Khusus Menteri Riza Damanik menuju Pasar Tradisional Kranggan, Kecamatan Jatisampurna.

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah menjalin kerja sama dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Hal ini demi mendongkrak produk UMKM dalam pengadaan barang di lembaga pemerintahan maupun perusahaan BUMN. (hms/rez/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *