BKKBN Bersama DPRD Jabar Sepakat Cegah Perkawinan Anak Diusia Dini Dan Penurunan Stunting

Home, Jabar381 Dilihat

Bandung,JN – Mengingat angka perkawinan anak diusia dini di Jawa Barat cukup tinggi juga angka kasus Stunting.

Akhirnya BKKBN Perwakilan Jabar mengadakan pertemuan dengan Legislatif DPRD Jabar berdiskusi, mencari solusi, agar angka Stunting dan perkawinan anak di usia dini dapat teratasi,pada rabu (23/8/23).

Kegiatan itu berangkat dari maraknya perkawinan anak yang dialami remaja berusia di bawah 20 tahun di beberapa daerah di Indonesia.
Meski data BPS menunjukkan angka perkawinan anak di Indonesia tahun 2022 sebesar 8.06% (Susenas 2022), angka ini menunjukkan masih tingginya perkawinan anak di Indonesia dimana 1 diantara 12 perempuan menikah sebelum usia 18 tahun

Kemudian untuk di Jawa Barat, angka perkawinan anaknya masih di atas angka perkawinan anak nasional,yaitu 8,65%, (Susenas 2022).

Pertemuan di Lounge DPRD Provinsi Jabar itu , dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Jabar, Ineu Purwadewi Sundari didampingi oleh Deputi Bidang ADPIN BKKBN RI, Sukaryo Teguh Santoso, juga dihadiri Programme Specialist for Population and Development, UNFPA, Dr. Richard Makalew, Wakil Ketua Forum Parlemen, Ermalena, Direktur Advokasi dan Hubalila BKKBN RI, Wahidah, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Fazar Supriadi Sentosa, serta mitra kerja lainnya.

Wakil Ketua DPRD Jabar,Ineu Purwadewi Sundari mengatakan. Pihaknya selalu mendukung kegiatan yang digagas oleh BKKBN dan UNFPA kali ini. Karena jika melihat angka di Jawa Barat, angka perkawinan anak masih banyak, apalagi Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah penduduk paling banyak di Indonesia. Saat ini sudah hampir 50 juta, tepatnya 29,8 juta jiwa.

Ia berharap kedepan kegiatan serupa bisa melibatkan seluruh kabupaten kota yang ada di Jawa Barat.

“Saya berharap, kegiatan ini ke depan bisa mengundang seluruh kabupaten kota se-Jawa Barat, karena masalah perkawinan anak dan percepatan penurunan stunting merupakan urusan prioritas seluruh kabupaten kota,” harapan nya. (fariel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *